Cinta Terlarang Mencintai Istri Tetangga yang Berakhir Tragis
Ilustrasi pasangan selingkuh-Foto: Meta AI-
JAMBI, JAMBIEKSPRES.DISWAY.ID – Memasuki bulan keenam terjerumus cinta terlarang mencintai Istri tetangga hingga berakhir tragis. Siapa dia? panggil saja Rano (bukan nama sebenarnya).
Rano merupakan sosok pria yang bertanggung jawab dalam berkeluarga, rajin bekerja memenuhi kebutuhan istri dan kedua anaknya, pintar bersosialisasi dengan tetangga, aktif di pengajian dan sosok family man sejati.
BACA JUGA:Ternyata Sudah Berubah! Harga Asli BBM Pertalite Bukan Rp10.000/Liter, Sekarang Jadi Segini
BACA JUGA:8 Eks Pejabat Pemprov Bakal Lapor Pidana ke Polda Jambi Soal Surat Pengunduran Diri Palsu
Ya, Rano memang baik. Saking baiknya, istri Rano yang bernama Melati selalu memuji suami idolanya itu kepada semua orang. Di sosial media, Melati tak segan menyusun foto-foto dan kata-kata romantis penuh pujian untuk sang suami.
Rano kini berusia 32 tahun, sementara Melati 29 tahun. Anak mereka keduanya laki-laki berusia 6 tahun dan 3 tahun. Sungguh keluarga yang sempurna, suami memiliki karir, Melati pun bekerja sebagai PNS di salah satu instansi di Kota Jambi.
BACA JUGA:Tabloid Nyata vs Jawa Pos: Pertarungan Kepemilikan di Pengadilan Negeri Surabaya
Melati juga sangat aktif di luar kantor, ia mendapat pekerjaan sampingan menghandle aktivitas di sebuah lembaga non pemerintahan. Setiap hari libur terutama hari Sabtu, Melati selalu menghabiskan waktu di tempat kerja keduanya itu.
Kesibukan Melati inilah yang kemudian memberi celah untuk Rano menjalin hubungan terlarang dengan Juli, istri tetangganya. Juli tidak muda, usianya kini hampir kepala empat. Anaknya pertamanya perempuan sudah kelas 5 SD.
BACA JUGA:Tabloid Nyata vs Jawa Pos: Pertarungan Kepemilikan di Pengadilan Negeri Surabaya
Awal kedekatan Rano dan Juli sebenarnya terjadi tanpa disengaja. Ketika itu di hari Sabtu, Juli datang ke rumah Melati hendak memberi semangkok kolak pisang. Rumah mereka kebetulan berhadap-hadapan, hanya dipisah oleh jalan gang yang lebarnya tak sampi empat meter.
Saling memberi masakan bukan hal baru bagi Juli maupun Melati. “Ayuk Meeel, yuhuuu, ado kolak pisang niii," Juli berteriak sambil nyelonong masuk ke dalam rumah. Lagi, Juli memanggil Melati, namun Melati tak juga keluar. Penasaran, Juli kemudian bergeser ke ruang dapur.
Namun alangkah kagetnya Juli, tiba-tiba muncul sosok pria dengan tubuh atletis keluar dari kamar mandi, dada telanjang dan hanya memakai handuk. Juli secara spontan langsung berteriak sambil berkata ‘Wooow!,”. Melihat Juli kaget, pria yang tak lain dan tak bukan adalah Rano, juga tak kalah kagetnya.
“Ini ado kolak pisang, Melati mano? Aku tarok di meja makan ini aja ya,” kata Juli, kemudian ia langsung meninggalkan ruang dapur menuju ke luar rumah. Rano yang sempat terdiam, hampir lupa mengucapkan terimakasih. “Melati belum pulang, katanya tadi langsung ke lembaga, terimakasih yuk!,’ ujarnya menyusul sampai ke ruang tamu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



