Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi Dibagi 4 Seksi, Berikut Progres Terkini Pembangunannya
Rencana Akses GT Jalan Tol Betung (Sp.Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 1--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID– PT Hutama Karya menggencarkan pembangunan Jalan Tol Betung (Sp.Sekayu) – Tempino – Jambi sepanjang 170 km.
Jalan tol ini nantinya sebagai tulang punggung mewujudkan visi ketahanan pangan nasional di era Pemerintahan saat ini.
Proyek yang terbagi dalam 4 (empat) seksi ini dirancang khusus untuk memperkuat konektivitas ekonomi Sumatra, menghubungkan sentra produksi dengan pusat distribusi nasional, sekaligus mendukung stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat.
BACA JUGA:Harga BBM Jogja Naik Drastis 580/Liter, Ini Harga Baru Pertamax-Pertalite Berlaku Jumat 11 Juli 2025
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan dalam upaya mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo tersebut, Hutama Karya mencatatkan progres pembangunan yang signifikan melalui infrastruktur yang terintergrasi.
“Hingga Juni 2025, akumulasi progres konstruksi untuk seluruh seksi non dukungan konstruksi (dukon) pemerintah pada Jalan Tol Betung (Sp.Sekayu) – Tempino – Jambi (Seksi 1, 2, dan 4) telah mencapai rata-rata 28,02 persen, dengan progres pengadaan lahan sebesar 38,8 persen dari total panjang 135,2 kilometer,” jelas Adjib.
BACA JUGA:Kabar Gembira! Jasa Marga Kembali Beri Diskon Tarif 20 Persen di Dua Ruas Tol di Sumut
Secara terpisah, Seksi 4 (18,5 km) Tempino-Ness telah menjadi ruas yang paling progesif mencapai 97,8 persen konstruksi dan 98,86 persen pembebasan lahan. Sementara progres konstruksi Seksi 1 Betung-Tungkal Jaya (62,38 km) mencapai 22,22 persen, dan 30,92 persen pembebasan lahan; dan Seksi 2 Tungkal Jaya-Bayung Lencir (54,32 km) mencapai 10,28 persen konstruksi dan 22,30 persen pembebasan lahan.
Adapun Seksi 3 Bayung Lencir-Tempino (34,10 km) telah beroperasi penuh sejak akhir 2024 dan kini dilalui ribuan kendaraan setiap harinya.
Proyek Jalan Tol Betung (Sp.Sekayu) – Tempino – Jambi berperan strategis sebagai koridor distribusi hasil pertanian dan perikanan.
BACA JUGA:Terafiliasi NII, Pemkot Jambi Cabut Izin Delapan LKS
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan untuk mendukung target nasional, seperti swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi, serta peningkatan konektivitas.
“Pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas ini tentu akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” terangnya dalam keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan pada Acara Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Mei 2025.
Wilayah Jambi dan Sumatera Selatan merupakan lumbung pangan nasional dengan produksi beras, kelapa sawit, karet, dan hasil perkebunan lainnya. Kehadiran tol ini akan memangkas waktu distribusi secara signifikan, menjaga kualitas produk pertanian, dan mengurangi kerugian pasca panen yang selama ini menjadi permasalahan petani.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



