DISWAY BARU

Tiga siamang dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Leuser

Tiga siamang dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Leuser

Tiga siamang dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Leuser-Foto: Istimewa-

BANDAACEH, JAMBIEKSPRES.CO.ID -Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser menyatakan tiga individu siamang (symphalangus syndactyus) yang selama ini menjalani rehabilitasi dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Subhan yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat, mengatakan tiga individu siamang tersebut dilepasliarkan ke habitatnya setelah sebelumnya menjalani rehabilitasi dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:Polisi dalami keaslian pelat dinas mobil yang tabrakan di Jaktim

"Tiga individu siamang tersebut yakni jantan diberi nama Bejo, betina dengan nama Mesra, dan si kecil bernama Boni, dilepasliarkan ke kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Leuser. Pelepasliaran berlangsung pada Kamis (10/7)," katanya, dikutip dari antara. 

BACA JUGA:Kabar Gembira! Jasa Marga Kembali Beri Diskon Tarif 20 Persen di Dua Ruas Tol di Sumut

Subhan menyebutkan ketiga satwa dilindungi tersebut menapaki babak baru dalam hidup mereka. Sebelumnya, ketiga siamang tersebut lebih dari tiga tahun menjalani rehabilitasi di fasilitas Sumatran Rescue Alliance (SRA) Besitang, Sumatera Utara.

Sebelum dilepas ke kawasan hutan, ketiga individu siamang tersebut menjalani masa habituasi di kandang selama sepekan dengan pengawasan ketat tim gabungan.

Setelah itu, ketiga satwa tersebut dilepasliarkan sepenuhnya ke alam liar, menuju kehidupan sejati di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser, kata Subhan menyebutkan.

Menurut dia, pelepasliaran satwa liar dilindungi itu ke habitatnya menjadi momentum penting bagi ketiga individu siamang tersebut. Pelepasliaran tersebut untuk memastikan keberlanjutan satwa diaman di alam luar. 

Selain itu, proses pelepasliaran juga menjadi simbol kerja sama antarlembaga konservasi yang terlibat, yakni Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, serta Orangutan Centre.

"Kami berharap kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Leuser yang menjadi lokasi pelepasliaran tersebut menjadi rumah harapan bagi siamang. Dan juga kerja sama konservasi ini terus mengakar dan menginspirasi ke kawasan lainnya," kata Subhan.(ant) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait