Jalan Tol Palembang-Betung Bisa Dipakai Saat Mudik 2026, Palembang-Betung Hanya 1 Jam, Berikut Progres Terbaru
Hutama Karya Percepat Jalan Tol Palembang-Betung, Siap Dukung Mudik 2026-Dok Hutama Karya-
PALEMBANG, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Jalan Tol Palembang-Betung ditargetkan beroperasi fungsional sebelum Lebaran 2026.
Artinya jalan tol yang membentang sepanjang 69,19 kilometer ini nantinya bisa digunakan saat mudik lebaran 2026.
Hal itu diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
Menurut Menteri PU Dody Hanggodo di Palembang, Jumat, pihaknya menargetkan Jembatan Musi V yang berada di Tol Kayuagung-Palembang-Betung itu selesai sebelum Lebaran 2026 agar dapat digunakan masyarakat saat arus mudik pada momen tersebut.
BACA JUGA:Ternyata Harga BBM Pertalite Sudah Turun! Bukan Lagi Rp 10.000 Per Liter Tapi Dibanderol Jadi Segini
BACA JUGA:Jalan Tol Bengkulu-Lubuklinggau Minta Dilanjutkan, Baru Selesai Tahap I
“Kami selalu mendukung Hutama Karya dalam menyelesaikan proyek ini. Saya mungkin akan sering memantau langsung ke sini agar penyelesaian ruas Palembang—Betung berjalan sesuai target dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menteri PU, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E saat peninjauan.
Pelaksanaan konstruksi Jalan Tol Palembang – Betung, terdiri atas tiga seksi utama dengan total panjang 69,19 kilometer.
Hingga akhir April 2025, progres konstruksi Seksi 1 Palembang–Rengas dan Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 54,5 km telah mencapai 70,69 %. Adapun progres konstruksi Seksi 3 Pangkalan Balai – Betung sepanjang 14,69 km sebesar 12,69 %.
BACA JUGA:SAH! Harga BBM di Bali Turun 250/Liter, Ini Harga Baru Pertamax-Pertalite di SPBU 3 Mei 2025
Pekerjaan utama yang telah rampung meliputi pembangunan jalan utama sepanjang 34,7 km, 1 buah Simpang Susun, Jembatan Kramasan dengan panjang 1,15 km, dan jembatan pendekat Jembatan Musi V dengan panjang 1,08 km.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan, jalan tol ini dirancang dengan standar kualitas tinggi, memiliki dua jalur dengan kecepatan rencana 100 km/jam, serta dilengkapi fasilitas penunjang seperti area istirahat untuk memaksimalkan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung seperti simpang susun, overpass, dan underpass juga terus dikebut untuk memastikan konektivitas antarwilayah berjalan optimal.
“Pembangunan jalan tol ini akan memberikan tiga manfaat utama: memangkas waktu tempuh Palembang–Betung secara signifikan dari sekitar tiga jam menjadi satu jam, meningkatkan efisiensi distribusi logistik yang berdampak pada penurunan biaya transportasi, serta memacu pertumbuhan ekonomi wilayah dan pemerataan pembangunan di Sumatera Selatan,” jelas Adjib.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




